Berita: kasus


Yoyok: Terlantarkan 93 Buruh, PT Livia Mandiri Sejati Langgar UU?

Yoyok: Terlantarkan 93 Buruh, PT Livia Mandiri Sejati Langgar UU?

KSBSI.ORG, PASURUAN – Puluhan buruh PT Livia Mandiri Sejati masih memperjuangkan kejelasan status kerja di perusahaan tersebut. Sebelumnya, tanpa tedeng aling-aling, manajemen perusahaan menutup pabrik mereka dan tidak membolehkan 93 buruh masuk kerja dengan alasan perusahaan merugi selama 2 tahun.


 Belum Ada Titik Temu, FSB NIKEUBA Bakal Gugat PHI PT Kejar

Belum Ada Titik Temu, FSB NIKEUBA Bakal Gugat PHI PT Kejar

KSBSI.ORG Bambang SY Ketua Bidang Konsolidasi DPP FSB NIKEUBA KSBSI mengatakan dalam waktu dekat ini serikat buruhnya melakukan gugatan Perselisihan Hubungan Industrial (PHI) terkait persoalan 24 anggotanya di PT Kejar. Dan mereka ini sebagian bekerja di Jakarta dan Bekasi Jawa Barat. Persoalan ini sebenarnya terjadi dari tahun 2019 sampai 2020. Berbagai proses mediasi dengan pihak perusahaan telah dilakukan untuk mencari solusinya. Namun belum ada titik terang.


LBH KSBSI Jabar Kolaborasi Dengan BBKH UNINUS, Advokasi Buruh PT. Para Bandung Propertido

LBH KSBSI Jabar Kolaborasi Dengan BBKH UNINUS, Advokasi Buruh PT. Para Bandung Propertido

KSBSI.ORG: BANDUNG - Sekitar bulan febfuari-juli 2020,kurang lebih 50' orang Buruh yg bekerja di diberhentikan dari pekerjaanya oleh pihak manajamen perusahaan. Pemberhentian kerja ini juga dikabarkan hanya dengan prosedur memberikan surat keterangan telah berhenti bekerja.


DPP FSB NIKEUBA KSBSI Minta Bebaskan Muhammad Yusri, Ini Alasannya

DPP FSB NIKEUBA KSBSI Minta Bebaskan Muhammad Yusri, Ini Alasannya

KSBSI.ORG: SUMUT-Status Muhammad Yusri Ketua Cabang DPC Federasi Serikat Buruh Niaga, Informatika, Keuangan, dan Perbankan-Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FSB NIKEUBA-KSBSI) Kabupaten Batubara Sumatera Utara masih mendekam di sel tahanan Polres Batubara. Dia salah satu aktivis buruh yang ditangkap, setelah aksi demo berujung rusuh di Kantor DPRD Batubara pada 12 Oktober lalu, menolak Omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja.


DPC FSB GARTEKS Kota Medan Desak Polisi Jangan Diskriminasi Hukum Terhadap 2 Anggotanya

DPC FSB GARTEKS Kota Medan Desak Polisi Jangan Diskriminasi Hukum Terhadap 2 Anggotanya

KSBSI.ORG: Jakarta- Paraduan Pakpahan Ketua DPC Federasi Serikat Buruh (FSB) Garteks Kota Medan Sumatera Utara mengatakan kasus penganiayaan yang menimpa anggotanya buruh Satpam di Yayasan Apindo Sumatera Utara (YASU) di Kabupaten Serdang Bedagai harus berpihak pada keadilan. Pasalnya, dua anggotanya yang bernama Suprat Yono dan Zainudin Leo Sinaga saat ini sudah ditetapkan tersangka oleh Polres Serdang Bedagai.


 LBH KSBSI: Status Tersangka 2 Buruh Korban Penganiayaan Oleh Polisi Lemah Hukum

LBH KSBSI: Status Tersangka 2 Buruh Korban Penganiayaan Oleh Polisi Lemah Hukum

KSBSI.ORG: Haris Manalu tim pendamping Lembaga Bantuan Hukum Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (LBH KSBSI) mengatakan penetapan status tersangka 2 anggota KSBSI, Suprat Yono dan Zainudin Leo Sinaga oleh Polres Serdang Bedagai Sumatera Utara dinilai janggal. Akhirnya, pada Kamis 29 Juli 2020 pihaknya melaporkan masalah ini ke Biro Warsidik Mabes Polri, agar tidak terjadi diskriminasi hukum.


PT. HPU Digugat oleh Enam Karyawan yang di PHK

PT. HPU Digugat oleh Enam Karyawan yang di PHK

KSBSI.ORG: Enam orang Karyawan menggugat PT. Harmoni Panca Utama (HPU) ke Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Palangka Raya atas Pemutusan Hubangan Kerja (PHK) secara sepihak.


Ini Buntut dari Gugatan Ketua PSP-SPN Kawasan Industri PT. Nikomas Gemilang, Begini Kata FSB Garteks

Ini Buntut dari Gugatan Ketua PSP-SPN Kawasan Industri PT. Nikomas Gemilang, Begini Kata FSB Garteks

KSBSI.org: Kabupaten Serang - Diterimanya Ketua Pengurus Komisariat Federasi Serikat Buruh Garmen Kerajinan Tektil Kulit dan Sentra Industri (PK FSB GARTEKS KSBSI) PT. POU CHEN INDONESIA sebagai pihak Tergugat II (Intervensi) dalam pembacaan putusan sela secara resmi oleh Hakim Ketua dalam persidangan pada hari Kamis (29/8/2019) lalu menjadikan langkah baik bagi GARTEKS KSBSI PT. POU CHEN INDONESIA.