Hadir dalam acara tersebut Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), H.E. Veronica Tan. Dirinya menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan serikat pekerja dalam membangun sistem perawatan nasional yang adil, inklusif, dan responsif gender.
Baca juga: Presiden KSBSI Hadiri Sarasehan Ekonomi dalam Menghadapi Kebijakan Tarif AS,
KSBSI.ORG, Jakarta — International Trade Union Confederation Asia Pacific (ITUC AP) menggelar Lokakarya Nasional tentang Ekonomi Perawatan di Jakarta pada, 4-5 Juli 2025.
Agenda ini diikuti oleh peserta perwakilan dari tiga konfederasi serikat pekerja nasional afiliasi ITUC-AP, yakni KSPI, KSBSI, dan KSPSI, serta organisasi ILO dan masyarakat sipil seperti JALA PRT yang mewakili suara pekerja rumah tangga.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), H.E. Veronica Tan. Dirinya menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan serikat pekerja dalam membangun sistem perawatan nasional yang adil, inklusif, dan responsif gender.
Kehadiran Wakil Menteri PPPA memperkuat legitimasi politik terhadap isu ekonomi perawatan, sementara partisipasi aktif serikat pekerja dan organisasi seperti JALA PRT menunjukkan bahwa perubahan sistemik hanya mungkin tercapai melalui kemitraan sosial yang kuat dan berkesinambungan.
Pad sesi pertama, para peserta dibekali pemahaman menyeluruh tentang ekonomi perawatan dan keterkaitannya dengan dunia kerja, hak-hak buruh, serta agenda keadilan sosial. Sesi panel interaktif yang melibatkan perwakilan dari ketiga konfederasi buruh dan JALA PRT mengangkat tantangan dan capaian pengorganisasian di sektor kerja perawatan, termasuk domestik dan informal.
Hari kedua difokuskan pada penyusunan rencana aksi dan strategi advokasi. Serikat pekerja didorong untuk mengambil peran dalam implementasi roadmap nasional secara partisipatif. Mengintegrasikan isu perawatan dalam perundingan kerja bersama (PKB). Melakukan kampanye publik dan membangun koalisi lintas sektor. (RED/Handi)

