Agenda ini dilakukan pada, Kamis (22/01/2026) di Jakarta, Tujuannya kegiatan ini untuk mengevaluasi program kerja tahun sebelumnya dan menyusun rencana program kerja 2026-2031, khususnya dalam hal penguatan kerja layak bagi anggota KSBSI dan buruh Indonesia.
Baca juga: KSBSI Gelar Evaluasi dan Rencana Program Kerja 2025 Bersama ACV-CSC International ,
KSBSI.ORG, Jakarta - Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) menggelar Lokakarya evaluasi dan perencanaan program kerja untuk 5 tahun mendatang dengan mitra internasionalnya yakni ACV CSCi dan WSM Belgia.
Agenda ini dilakukan pada, Kamis (22/01/2026) di Jakarta, Tujuannya kegiatan ini untuk mengevaluasi program kerja tahun sebelumnya dan menyusun rencana program kerja 2026-2031, khususnya dalam hal penguatan kerja layak bagi anggota KSBSI dan buruh Indonesia.
Presiden KSBSI, Elly Rosita Silaban dalam sambutannya mengatakan bahwa pertemuan ini untuk menentukan arah dan tujuan program kerja serikat buruh dalam membangun kapasitas organisasi kaitannya untuk mendorong kerja layak bagi buruh.
"Misi 5 tahun kedepan ini, kita akan membuat apa yang dapat kita lakukan, memprediksi tentang isu ketenagakerjaan kedepan, serta memetakan tantangan, harapan dan aksi nyata dalam mendorong kerja layak." kata Elly Rosita Silaban.
Konsentrasinya, dengan rencana program kerja ini, dapat menyesuaikan anggaran dan efektifitas kegiatan sehingga mendapatkan hasil yang diharapkan.
"Semoga kita nanti dapat menyumbangkan pemikiran, ide-ide yang cemerlang kita, serta bisa melaksanakan program kerja di 13 federasi afiliasi KSBSI." harap Elly.
Peserta lokakarya ini diikuti oleh perwakilan dari 13 federasi afiliasi KSBSI, Komite Pemuda KSBSI, K2N KSBSI serta hadir juga Jeroen perwakilan dari ACV CSCi dan Gabriela perwakilan dari WSM.
Dalam agenda tersebut, dilakukan sesi pengantar oleh ACV-CSCi dan WSM tentang agenda dan tujuan, penjelasan tentang kerangka kerja, kerja sama yang baru, materi prioritas yang baru serta struktur kerangka kerja yang dibawkan oleh ACV-CSCi dan WSM (Gabriela & Jeroen).
Kemudian dilanjutkan dengan evaluasi keseluruhan program saat ini Program WSM 2022 – 2026 (Emma Liliefna), Program ACV-CSCi 2022 – 2026 (Martua Raja).
Lalu dilanjutkan dengan para peserta merefleksikan tantangan keseluruhan untuk pekerjaan layak di Indonesia dalam 5 tahun ke depan. Tantangan masa depan pekerjaan layak di Indonesia. Presentasi dan diskusi tentang tantangan global untuk pekerjaan layak di Indonesia Tantangan masa depan pekerjaan layak di Indonesia. kerja kelompok dan dilanjutkan dengan kesimpulan dan langkah selanjutnya. (RED/handi).


