Organ yang menjadi Unit Pertahanan dan Pengawalan KSBSI ini memiliki peran penting yang dibutuhkan organisasi; bukan hanya ketahanan fisik semata, namun juga dituntut untuk mampu mengatur strategi dan inteligensi yang dibutuhkan.
Baca juga: KSBSI: Polri Langsung Dibawah Presiden Sudah Sesuai,
JAKARTA, KSBSI.ORG - Pasukan Serikat Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia atau dikenal sebagai PANSER KSBSI, menggelar pertemuan di Kantor Pusat KSBSI, Cip. Muara, Jakarta Timur. Panglima PANSER KSBSI, Bambang SY mengatakan pertemuan hari ini adalah pertemuan yang sangat istimewa karena dibarengi dengan acara buka puasa bersama di Bulan Ramadhan 1447 hijriyah.
Acara ini bertemakan, "Silaturahmi Ramadan & Bukber PANSER KSBSI", bertajuk, "Mempererat Solidaritas di Bulan Suci, Tetap Berani, Terus Maju, dan Pantang Mundur demi Kesejahteraan Buruh".
Organ yang menjadi Unit Pertahanan dan Pengawalan KSBSI ini memiliki peran penting yang dibutuhkan organisasi; bukan hanya ketahanan fisik semata, namun juga dituntut untuk mampu mengatur strategi dan inteligensi yang dibutuhkan.
Dan yang terpenting, menurut Bambang, PANSER harus selalu siap dalam pengamanan dan keamanan organisasi saat melakukan aksi-aksi massa, baik di tingkat pusat maupun di tingkat wilayah, bahkan dalam aksi solidaritas di perurusahaan, mendukung perjuangan buruh ketika menuntut hak hak normatif.

Setiap anggota PANSER harus berani dan bertanggung jawab, Bambang menekankan, tugas lain dari PANSER adalah sebagai Penegak Peraturan dan Ketertiban (Tratib) organisasi atau dalam arti lain sebagai pelaksana dari aturan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART)
"Kita adalah pelaku dan pelaksana tata tertib yang harus dijalankan." tegas Bambang SY saat memberikan sambutan dalam acara yang digelar di gedung pusat KSBSI, Cipinang Muara, Minggu (15/3/2026).
Sebagai pelaksana tata tertib, PANSER seringkali diminta untuk mengawal dan mengamankan berbagai kegiatan seperti Rapat Kerja Nasional (Rakernas), Rapat Koodinasi Nasional (Rakornas) dan Kongres KSBSI atau Kongres dan Munas Federasi afiliasi sesuai permintaan.
Maka sudah menjadi tanggung jawab PANSER untuk terus melaksanakan pelatihan dan pendidikan bagi anggotanya dan atau melakukan rekrutmen anggota baru dari Federasi afiliasi KSBSI.

Bambang menegaskan, anggota yang sudah dinyatakan lulus dan dilantik di diklat PANSER ini, maka para peserta bukan lagi sebagai Pasukan Serikat dari Federasi, tetapi sudah menjadi bagian dari pasukan serikat Konfederasi.
“Kalau sudah berpakaian PANSER, maka Teman-teman adalah orang-orang KSBSI. Tetapi kalau Teman-teman sudah kembali ke federasi, maka itulah federasi kita, rumah kita." tegasnya.
Diketahui, hampir setiap tahunnya PANSER melaksanakan pendidikan dan pelatihan (diklat) bagi anggotanya. Diklat yang diberikan sudah sampai pada Angkatan ke X tahun ini. Dilaksanakan di Army Camping Ground, Gunung Bunder, Jawa Barat, 3 dan 4 Januari 2026, meluluskan sedikitnya 26 anggota baru.
Diklat itu meliputi, ketahanan fisik, baris berbaris, dasar beladiri, bimbingan mental, latihan dasar kepemimpinan, kesehatan dan keselamatan kerja (K3 dasar) hingga Manajemen Aksi.
Selain dihadiri Panglima PANSER Nasional, acara Silaturahmi Ramadan & Bukber PANSER KSBSI ini juga dihadiri oleh Asikin (Ketua PANSER DKI Jakarta), Nunung selaku Pelaksana Bukber dan dihadiri lebih dari 35 anggota. Acara ditutup oleh Tausiyah yang diberikan oleh Adi Ardiansyah yang kerap disapa sebagai Ustadz.
[REDKBB]


