Dorong Kerja Layak, ACV-CSC International Asia Gelar Seminar Uji Tuntas Hak Asasi Manusia

Dorong Kerja Layak, ACV-CSC International Asia Gelar Seminar Uji Tuntas Hak Asasi Manusia

Seminar Mewujudkan Pekerjaan Layak dalam Rantai Pasokan Global di Asia dengan Memperkuat Uji Tuntas Hak Asasi Manusia di Jakarta, Selasa (10/03/2026).

Presiden KSBSI, Elly Rosita Silaban menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu HRDD di Indonesia maupun di internasional, dengan terus mendorong diterapkannya peraturan perundang-undangan yang menyatakan bahwa sistem penilain HRDD wajib diterapkan untuk bisnis yang bertanggungjawab.

Baca juga:  KSBSI Gelar Lokakarya Penyusunan Program Kerja Dengan ACV CSCi dan WSM Belgia,

KSBSI.ORG, JAKARTA - Belum lama ini, ACV-CSC International Asia mitra Internasional KSBSI menggelar agenda seminar Mewujudkan Pekerjaan Layak dalam Rantai Pasokan Global di Asia dengan Memperkuat Uji Tuntas Hak Asasi Manusia di Jakarta, Selasa (10/03/2026).

Seminar ini diikuti oleh perwakilan serikat pekerja yang bermitra dengan ACV-CSC Internasional khususnya yang berada di negara-negara kawasan Asia antara lain, CLC Kamboja, GEFONT Nepal, NTUC Nepal, CFTUI India, KMU Piliphina dan perwakilan federasi afiliasi KSBSI. 

Hadir sebagai narasumber, Patuan Samosir ITUC AP, Valkyrie Honson ILO Bangkok, Harniaty Direktur Jenderal Kementerian Hak Asasi Manusia Pemerintah Indonesia, Prof. Dr Huib Huyse Peneliti di HIVA Labour Institute - Universitas Leuven, Belgia (online), Tauvik Muhamad, Koordinator Proyek ILO Jakarta. 


Sambutan dan pembukaan workshop dengan mengangkat tema “Bagaimana serikat pekerja menjawab tantangan HRDD dalam isu ketenagakerjaan yang tidak lagi menjadi tren”, disampaikan oleh Elly Rosita Silaban selaku Presiden KSBSI.

Presiden KSBSI, Elly Rosita Silaban menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu HRDD di Indonesia maupun di internasional, dengan terus mendorong diterapkannya peraturan perundang-undangan yang menyatakan bahwa sistem penilain HRDD wajib diterapkan untuk bisnis yang bertanggungjawab.   

Sementara itu, Jeroen Roskams, ACV-CSC International dalam kesempatan tersebut lebih menjelaskan tentang HRDD, jaringan serikat pekerja dan pentingnya bagi ACV-CSC Internasional. 

Dilanjutkan dengan sesi pertama, yakni tentang tantangan strategis untuk rantai pasokan yang berketahanan dan penguatan tenaga kerja dalam rantai pasokan di Asia, oleh pemateri Valkyrie Hanson, Kantor Regional ILO Bangkok, Patuan Samosir, Direktur Senior Hak Asasi Manusia dan Standar Ketenagakerjaan, ITUC Asia Pasifik, Harniaty, Direktur Jenderal Kementerian Hak Asasi Manusia, Pemerintah Indonesia.

Sesi dua yakni membahas tentang Uji tuntas hak asasi manusia yang berpusat pada pekerja Prof. Huib Huyse, Peneliti di HIVA Labour Institute - Universitas Leuven, Belgia (Secara Daring).

Sesi ketiga mengenai Toolbox bagi perwakilan serikat pekerja untuk menangani HRDD di perusahaan yang dibawakan oleh Tauvik Muhamad, Koordinator Proyek ILO Jakarta. (RED/Handi)

Komentar