Pelatihan ini memberikan perspektif baru tentang bagaimana serikat buruh dapat membangun kekuatan organisasi melalui pendekatan yang lebih strategis, partisipatif, dan berorientasi pada anggota.
Baca juga: Konferensi ITUC AP, KSBSI Sampaikan Posisinya tentang Isu Perubahan Iklim,
WINA, AUSTRIA, KSBSI.ORG - KSBSI kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kapasitas kader muda serikat buruh di tingkat internasional. Diah Meiyanti, Pengurus Komite Pemuda KSBSI sekaligus Project Officer di KSBSI, berkesempatan mengikuti International Trade Union School Austria (ITUSA) 2026 yang diselenggarakan oleh Österreichischer Gewerkschaftsbund (ÖGB) atau yang dikenal dengan Austrian Trade Union Federation di Wina, Austria, pada 28 Juni–8 Juli 2026.
Program yang diikuti oleh peserta dari 17 negara
ini berfokus pada penguatan kapasitas pemimpin & pekerja muda serikat buruh
dalam isu global & prioritas serikat buruh internasional, leadership &
management, strategic organising & campagning, dan communications,
khususnya untuk menjawab tantangan dunia kerja yang terus berubah akibat
digitalisasi dan transformasi ekonomi global.
Pemberian
sertifikat oleh ketua-ketua federasi (sisi kiri dan kanan Diah) dan tim OGB
serta tim ITUC-AP. (Foto: Dokumen Media KSBSI).
Selama sepuluh hari pelatihan, peserta tidak hanya
mendapatkan materi dari praktisi serikat buruh internasional, tetapi juga
terlibat dalam berbagai diskusi kelompok, simulasi organising, pemetaan
kekuatan organisasi, serta pertukaran pengalaman mengenai tantangan yang
dihadapi gerakan buruh di masing-masing negara. Lalu di akhir pelatihan,
peserta diminta untuk memaparkan kampanye nya masing-masing dengan metode
SMART.
Bagi KSBSI, partisipasi dalam ITUSA menjadi
kesempatan berharga untuk memperkuat strategi pengorganisasian pekerja muda dan
meningkatkan efektivitas kampanye serikat buruh dalam memperjuangkan hak-hak
pekerja. Berbagai pengalaman yang diperoleh selama pelatihan akan menjadi bekal
penting untuk mendukung program-program KSBSI, khususnya dalam mengorganising
pekerja muda pada isu Just Transition, kesetaraan gender, jaminan sosial,
upah layak, dan penguatan keanggotaan serikat buruh.
Foto Bersama peserta ITUC-AP (Kiri: Melba dari Filipina, Shivalika dari India, Diah dari Indonesia, Nina dari Selandia Baru) dan Carol Beaumont selaku Organising Coordinator ITUC-AP. (Foto: Dokumen Media KSBSI).
"Pelatihan ini memberikan perspektif baru
tentang bagaimana serikat buruh dapat membangun kekuatan organisasi melalui
pendekatan yang lebih strategis, partisipatif, dan berorientasi pada anggota. Saya
juga belajar bahwa tantangan yang dihadapi pekerja di berbagai negara memiliki
banyak kesamaan, sehingga solidaritas internasional tetap menjadi kekuatan
penting bagi gerakan buruh," ujar Diah Meiyanti.
Selain mengikuti pelatihan, peserta juga berkesempatan
mengenal lebih dekat sejarah dan perkembangan gerakan buruh Austria, Hubungan
Industrial Austria termasuk Arbeiterkammer (AK)
atau dikenal dengan Chamber
of Labour.
Sebagai tindak lanjut dari pelatihan ini,
pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh akan dibagikan kepada pengurus dan
anggota KSBSI melalui berbagai kegiatan pendidikan dan diskusi internal,
sehingga manfaat pelatihan dapat dirasakan lebih luas oleh KSBSI dan anggota.
Hidup
Buruh!
Solidarity Forever!
[*/REDKBB/DIAH]

